Kalau Anda masih belum punya musuh di blogosphere ini, wah, Anda harus cepet-cepet cari. Kalau perlu, belajar dari kasus-kasus yang lagi in saat ini.
Cari musuh itu memang perlu kok. Ndak percaya?
Copyblogger baru saja merilis post baru tentang hal ini. Saya yakin post ini tidak terinspirasi oleh blogosphere Indonesia yang kadang suka ribut sendiri, tapi kebetulan momennya pas sekali.
The “enemy” is whatever is troubling your ideal prospect, because your solution happens to be the path to victory. Something is standing in the way of your prospective customer’s goals, and you’ve got the answer. But first you’ve got to establish that bond.
Tapi, nha ini poin yang penting:
Establishing a thematic enemy allows you to focus on providing solutions without coming across like you’re hard selling.. (penekanan dari saya sendiri)
Berantem ya berantem, tapi intinya adalah dari berantem itu kita fokus memberikan solusi, bukan sekedar fokus bakar-bakaran..
Terus, saya tidak pernah bilang kalo blogger itu harus bermusuhan dengan sesama Blogger lho, ya. Contohnya, kalau blog Anda berisi tentang web desain, bermusuhan saja dengan Internet Explorer 6. Kalau blog Anda soal kedokteran, ya bermusuhan sama penyakit.
Gitu.

great posting.
‘Orang tanpa musuh adalah orang yang tidak bermutu. Tidak percaya? Kau pikir Yesus tidak mempunyai musuh?’ – Mafia Manager
Kadang dari ‘musuh’ kita bisa lebih ngebuka pikiran kita
Setiap hal ada sisi baiknya. Dan kadang lumayan, buat selingan di kala nge-net
*ditabok* Asal jangan sampe hina-hinaan ga mutu deh.
iyo, lagi musim perang, lagi musim bajak-bajakan. gak jelas kabeh maksude opo. nek aku emoh golek musuh. golek konco ae sing wakeh, hehehe…
woh, lali. salaman duluuuu…aku baru pertama kali nyasar ke sini
yap!
semua blogger basodara!
#om ganteng
Weh jadi pengen malu :p
#kapkap
Postingan ini justru diinspirasi sama “hina-hinaan gak mutu” itu
#venus
ho-oh, gak jelas maksude dan bikin binun wae. Salam kenal juga mbak
*salaman*
#antobilang
ho oh!
Nyincin kathok, nggulung lengen, ngasah arit. Eit, bukan buat nyari musuh, iki wayahe matun (menyiangi padi) nang sawah…
Nyasar juga kesini…
Yupz… We’re family
Lam kenal…
#dee
nha itu baru produktip!
#andesti
Salam kenal juga
Kok orang-orang pada bilang nyasar, kayaknya blog ini terpencil banget yah? hehe..
katanya keep your friends close, keep your enemy closer…
kalau begitu bagaimana kalo kita bermusuhan…. haha…
eh bukan, berkenalan, salam kenal…
[...] Selagi saya di sini sibuk memperhatikan ribut-ribut, ah, ternyata ada berita jauh lebih penting yang luput dari perhatian (atau mungkin saya saja yang [...]
eh.. salah klik… maap, ini dimana ya?
# damarberlari
Salam kenal juga! Temennya febri kah ini?
# sandynata
Wah duh lha ini kok ada yang nyasar lagi, kayaknya beneran blogku terpencil banget ini
wah untung baca semua, dah hampir-hampir mau muncrat!!
Iya, bermusuhan saja dalam ide, basodara dalam kehidupan….
pokoke waton kepruk sikek ae …. urusan belakangan
aku kok ya nggak mudeng.
kalo konflik yang diselesaikan dengan menemukan solusi instead of bakar-bakaran, masih disebut “berantem” juga ya..
# peyek
Untung deh
# argosiloku
Bener, basodara semua deh poko’e (lho bahasa campur-campur gini).
# bayuleo
Weleh, mbok ya ojok serem-serem mas. Basodara bae deh
# kikie
hm, kalo berantemnya emang bertujuan mencari solusi, ya itu baru “berantem” yang ngintelek, he he.
salaman ajah deh..
Saya kira ini posting payah huru-hara lagi, taunya MANTABS!
hidup itu memang menjadi lebih “menantang” karena ada “musuh”
Wah, kalo gitu saya ngelamar jadi MUSUH kamu deh
saya pukul dadamu
saya tendang perutmu
kalo kamu melawan : jadi musuhku
kalo kamu tunduk : jadi juniorku
eh…. kok kayak mahasiswa IPDN ya….. walahh….. sdh kena sindrom kekerasan nih….
# orido
Sipp. Salaman..
# mansup
Alhamdulillaah.. gak jadi salah paham
# bank al
ho oh, bang!
# QZoners
Whe la, masalahnya kita berdua gak “berlawanan” je. hehe. Ga papa ya lamarannya tak tolak. Ga rugi kok, hehe.
# antz
Lho? Eh? Kok jadi serem gitu bawa-bawa IPDN..
Good post.
Itu kayaknya bukan musuh deh.
Tapi saingan, atawa oposisi.
Kalau yg namanya musuh ya bakar2an.
kata gusdur…
‘gitu saja kok freeport’ kaborrrrrrrrrrrr
eh lalai, slm kenal dr malang ^_^ huhu..
oh gitchuuu…ya deh tak cari musuh buyuten
# dnial
He lha tak pikir itu semua sinonim cak. Artikel aslinya pakai kata ‘enemy’, kata pertama yang terlintas di kepalaku ya “musuh”
# aLe
Salam kenal yooh, wong podo-podo Malang-e
liat-liat komentar lain sambil pilih-pilih mana yg dijadiin musuh…hehehehehe (Peace)
# bu evy
Wehehe nyari yang udah buyuten. Apa ben gampang menangnya? Hehe
# layudhi
Nha coba itu sama bu evy aja (tapi syaratnya sampeyan harus wis buyuten, hehe)
postingan bagus, salam kenal, makasih udah nyasar ke blogku yang juga terpencil
Pendaftaran Top-Posts Maret-April 2007 telah dibuka.
Silakan daftarkan postingan Anda di http://muhshodiq.wordpress.com/2007/05/02/pendaftaran-top-posts-maret-april-2007/
blog main dihina ama musuh-nya, palage kalo media menghinanya lewat blog juga, bisa jadi akan semakin mempopulerkan si blog yg jd korban penghinaan tsb.
*lah kok mbulet ngene boso’ne…*
ya pokok’e gitu…