Fenomena Hilangnya Kata “Ini/Itu/Tersebut” dalam Pemakaian Sehari-hari?

23 05 2007

Sudah agak lama saya mengamati ini, walaupun baru sekarang terpikir untuk menuliskannya. Mengapa akhir-akhir ini penggunaan kata “ini/itu/tersebut” pada kalimat seperti:

Mereka tidak ada rencana untuk kawin siri, kata ibu dengan dua anak ini.

Tiba-tiba berubah menjadi bentuk yang sama tetapi kata “ini/itu/tersebut” dihilangkan?

Mereka tidak ada rencana untuk kawin siri, kata ibu dengan dua anak.

Saya yakin bahwa ketika SD saya diajarkan bahwa bentuk yang benar adalah dengan penambahan “ini/itu/tersebut” di belakangnya. Mengapa akhir-akhir ini jadi berubah ya? Fenomena ini paling banyak saya temui di acara-acara infotainmen, sementara di acara berita umumnya tata bahasa yang benar (setahu saya) masih dipakai.

Karena pola misterius ini muncul pada berbagai infotainmen di berbagai televisi yang berbeda, saya kok jadi berteori bahwa sepertinya ada seorang scriptwriter baru yang bekerja untuk beberapa infotainmen berbeda (masih dalam rumah produksi yang sama), dan kesalahan berbahasa dia-lah (kalau memang pola kedua tadi salah) yang mempengaruhi adanya fenomena ini.

Ngomong-ngomong, pernah merasa geli nggak dengan gaya bahasa infotainmen yang sok puitis? Kapan-kapan ngeblog tentang ini ah, kalau ada waktu..

PS: Ada juga fenomena lain tentang penggunaan kata “secara” dalam bahasa Indonesia, kalau kalian tertarik.


Tindakan

Information

8 tanggapan

23 05 2007
prim

Memang sekarang udah banyak.. pergeseran tata bahasa.. yang sebenarnya tidak relevan atau tidak menurut yang seharusnya.. tapi malahan menjadi bahasa yang populer.. seperti ..capee decchh.. apa ada kata decch dlam bahasa indonesia..! salam kenal.. dari pku…riau

23 05 2007
zhanzhe

Keliatannya terlalu berlebihan kalo ini dibilang “fenomena”.

23 05 2007
hafiz

@ prim : salam kenal juga.. Yup contohnya itu termasuk juga.. makanya saya tulis di sini karena merasa heran dengan adanya perubahan-perubahan seperti itu. Siapa tahu juga memang perubahan itu benar, tetapi saya yang ketinggal berita..

@ zhanzhe : kata Wikipedia sih:

A phenomenon (Greek: φαινόμενo, pl. φαινόμενα) is an observable event or, quite literally, something that can be seen..

Berarti semua hal yang bisa diamati itu bisa disebut fenomena kan :)

23 05 2007
kikie

ya, menggelikan kalau mendengar penyampaian dengan bahasa yang sok puitis di infotainment. ada apa dengan scriptwriter mereka? :D ;

23 05 2007
Catshade

Beneran tuh? O_o *udah lama gak nonton tv* Parah banget sih ^^; Kalo yang ’secara’ itu masih agak maklum, tapi kalo yang ini…emang artinya masih sama? Ini kasusnya kyk perbedaan antara ‘a’ dan ‘the’ (‘a car’ yg umum vs ‘the car’ yg spesifik) dalem bahasa Inggris.

24 05 2007
Eroboy

Yang penting , bisa komunikasi tho?
Lagian basa formil tuh cuman dibutuhin kalo nulis academic writing macem paper, ato tugas akhir.
Bahasa tu selalu berevolusi, jadi…nyante aja lagi. Yang penting yang bener masih diajarin di SD,SMP, SMA,PT…hueehehehehe.

25 05 2007
hafiz

@ kikie: yup, nha itu kata-kata yang pas. Menggelikan :p

@ cat: Ho oh, malah ini fenomena udah dari dulu, lebih dulu dari fenomena “secara”.. Jadi berubah makna ya, dari yang asalnya merujuk pada satu obyek menjadi pada obyek secara umum. Heran juga makanya..

25 05 2007
wong-cilik

segitu perhatiannya…nonton gosip terus ya ?
salam kenal…

Tinggalkan komentar