Soal Rasa Takut Menulis Blog, Wadehel dan Bokardo Ternyata Sepaham..

23 05 2007

Membaca posting terbaru wadehel tentang rasa takut Mmenulis blog, saya jadi ingat dengan posting di Bokardo beberapa bulan yang lalu:

The problem with blogging isn’t just the writing part. It’s also the putting-myself-on-public-display part. Many would-be bloggers that I’ve met don’t blog because they’re not comfortable with throwing themselves to the wolves…putting their ideas out into the world for all to see. Once you do that, of course, you open yourself up for criticism, and goodness knows that you’ll get some! But you’ll also get encouragement, and some people will really groove on what you say. Once you get a little practice under your belt, you’ll find that it’s only an initial fear…it gets easier as you go along to share your ideas.

Pada dasarnya, blogging adalah meletakkan ide-ide kita sehingga dapat dilihat oleh seluruh dunia. Saat itu terjadi, sudah sewajarnya kalau bermunculan kritik atas ide kita. Namun, di satu sisi juga akan ada dukungan, dan pada intinya semua rasa takut untuk menulis itu adalah hanya rasa takut di depan saja. Semua jadi lebih mudah seiring dengan waktu, ketika kita semakin terbiasa berbagi ide di dalam blog kita..


Tindakan

Information

11 tanggapan

23 05 2007
Amd

Jadi ingat masa awal-awal ngeblog saya…

23 05 2007
Catshade

Gw kayaknya gak cocok membuka personal space ke ruang publik atawa blog. Mungkin itu sebabnya tiga blog terdahulu gw yang (diniatkan untuk) mbahas hal2 pribadi jadi hiatus semua. Mudah2an blog yg sekarang ini (yg impersonal) gak mengalami ‘ketakutan’ seperti yang sudah2 ^^;

23 05 2007
cK

pokoknya™ ngeblog aja deh! nge-blog itu asik lho ;)

23 05 2007
anas

Keduaxx.
Nga’ perlu takut deh. Ngeblog khan buat berbagi buat nunjukin apa yang kita alami. Klo kita nulis sesuatu yang tak kita alami kita akan kesulitan sendiri. BTW jadi pingin nulis apa yang aku alami selama ini.

23 05 2007
arul

sepakat !!!

24 05 2007
sandynata

sepakat !!! (kopi pes komen di atas heheheh)

24 05 2007
Dimas

Wah argumennya bagus. Mungkin juga sejak dahulu pola pendidikan kita tidak terbiasa dengan berdebat atau pola pikir yang berbeda, dan hal itu akhirnya terbawa kedalam kehidupan kita. Coba kali kita lihat kembali ke bangku sekolah, sering perdebatan malah berakhir kepada keributan. Bangsa kita belum terbiasa dengan perbedaan pendapat.

25 05 2007
hafiz

@ Amd: duh, yang senior, he he..

@ cat: sama :)

@ cK: setuju, emang asik kok :)

@ anas: ya udah ditulis sana dunk..

@ arul : sip!

@ sandynata : he he..

@ Dimas : iya yah, sepertinya memang faktor pendidikan yang tidak mempersiapkan kita untuk berani berbeda pendapat. Dulu di masa SMP dan SMA juga debat cuma untuk bikin rame kelas aja :)

25 05 2007
qqqqssss

I hope you do not mind if I do not post in Bahasa Indonesia because I’m a Chinese-Canadian.

Anyway, what you have on your quote is true! Also, people should realize they don’t have to write about their lives/their ideas/etc.

People can use blogs to share interesting things they find on the web and to share general knowledge.

7 06 2007
irwan

Bener-bener, deh tumpah semua kalo udah nge blog

19 12 2007
Ersis WA

Kayaknya masalah pilihan … dunia bebas ngak usah dibatasi to … salam atas pendapatnya. Maju terus.

Tinggalkan komentar