Kalau toh tak ada embel-embel “H” di depan namamu, Allah sudah tahu pasti dan semuanya telah tercatat rapi. Pun tak ada pentingnya apa-apa bagi orang lain untuk tahu apakah engkau telah tunaikan rukun Islam kelima itu atau tidak.
Kukira bukannya dengan engkau kemana-mana dengan pakaian ihram itu telah luntur pula hasrat jiwamu akan sekedar gelar?

Bokapku juga gak pernah make tuh gelar.
Itu sptnya berangkat dari tradisi jaman dulu, di mana orang naik haji kebanyakan naik kapal, menjalani perjalanan panjang, dan dlm perjalananpun mereka betul2 memperdalam agama Islam mereka. Jadi sepulang dari Haji keliatan betul bedanya. Tapi sekarang? naik pesawat aja cepet banget
)
Saya nulis di http://www.webersis.com : Kenapa rasulullah ‘Bukan Haji’? (maksudnya ngak pakai ‘gelar’ haji, he he).
jujur aku gak pake gelar haji (walaupun tahun kemarin aku kesana)
tapi aku pake gelar
rizqy sultan alfaroby al-hajj
he he he